WASHINGTON, 20 Juni 2026 – Kehadiran Presiden Amerika Serikat Donald Trump di sejumlah agenda Piala Dunia 2026 memunculkan berbagai spekulasi, termasuk kemungkinan dirinya ikut berada di panggung penyerahan trofi setelah partai final. Namun hingga saat ini belum ada kepastian mengenai peran resmi yang akan dijalankan dalam seremoni penutupan turnamen tersebut.
Sebagai salah satu negara tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko, Amerika Serikat memang memiliki keterlibatan besar dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Karena itu, kehadiran pejabat tinggi negara dalam berbagai acara resmi FIFA menjadi sesuatu yang dianggap wajar.
Donald Trump beberapa kali menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan ajang olahraga internasional besar di Amerika Serikat. Piala Dunia 2026 menjadi salah satu perhelatan terbesar yang pernah digelar di negara tersebut dalam beberapa dekade terakhir.
Meski demikian, tradisi penyerahan trofi juara Piala Dunia umumnya berada di bawah kewenangan pejabat tinggi FIFA. Presiden FIFA dan sejumlah tokoh penting organisasi sepak bola dunia biasanya menjadi pihak yang berada di pusat seremoni saat trofi diberikan kepada tim juara.
Dalam sejarah Piala Dunia, kepala negara tuan rumah memang kerap hadir di stadion untuk menyaksikan partai final. Namun tidak semua pemimpin negara ikut terlibat langsung dalam momen pengangkatan trofi oleh tim juara.
Spekulasi mengenai kemungkinan Trump berada di atas panggung muncul karena final Piala Dunia 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu acara olahraga paling banyak ditonton dalam sejarah. Kehadiran tokoh-tokoh penting dunia di laga puncak hampir dipastikan akan menarik perhatian global.
FIFA sendiri biasanya memiliki protokol yang ketat terkait seremoni penyerahan medali dan trofi. Setiap detail acara, termasuk siapa saja yang berada di area podium, ditentukan jauh sebelum pertandingan final berlangsung.
Untuk saat ini, fokus utama masih tertuju pada jalannya kompetisi yang memasuki fase-fase penting. Sementara itu, pertanyaan mengenai apakah Donald Trump akan ikut berada dalam momen pengangkatan trofi juara masih menunggu keputusan resmi dari pihak penyelenggara dan FIFA menjelang partai final nanti.




