
SAMARINDA, denganews.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-75, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda menggelar kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Ruhama, Jalan Suryanata, Samarinda, Kamis (16/1/2025). Kegiatan ini dihadiri jajaran Kantor Imigrasi Samarinda serta sejumlah pejabat dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Timur.
Kepala Kantor Imigrasi Samarinda, Washington Saut Dompak, bersama staf dan ibu-ibu Dharma Wanita, menyerahkan bantuan berupa baju koko serta santunan kepada 37 anak panti. Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama, sebagai ungkapan syukur dan harapan bagi semua pihak yang terlibat.
“Kami datang untuk berbagi kebahagiaan dalam rangka Hari Bhakti Imigrasi. Luar biasa melihat semangat anak-anak di sini yang terus belajar dan berjuang meraih cita-cita. Kami percaya bahwa di masa depan, akan ada di antara mereka yang menjadi sosok hebat, bahkan mungkin turut serta dalam pelayanan publik seperti kami,” ujar Washington.
Selain baju koko dan santunan, Kantor Imigrasi Samarinda juga memberikan bantuan sembako untuk meringankan beban yayasan serta memberikan motivasi kepada anak-anak agar tetap semangat dalam menuntut ilmu. Washington menambahkan, pemberian 37 paket tersebut menyesuaikan dengan jumlah anak panti yang seluruhnya laki-laki.
“Semoga bantuan ini dapat menambah semangat mereka, terutama dalam menyambut bulan Ramadan yang akan datang,” tambahnya.
Pengurus Panti Asuhan Ruhama, Agung Muttaqin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Kantor Imigrasi Samarinda.
“Kami sangat berterima kasih atas donasi baju koko dan sembako untuk anak-anak kami, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Semoga bantuan ini semakin memotivasi mereka untuk terus beribadah dan menyelesaikan pendidikan dengan baik,” ungkapnya.
Ia juga mendoakan agar Kantor Imigrasi Samarinda terus berkembang dan semakin maju dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Kegiatan bakti sosial ini menjadi bukti nyata kepedulian Kantor Imigrasi Samarinda terhadap masyarakat sekitar, khususnya anak-anak yatim dan kurang mampu. Semangat berbagi ini sejalan dengan makna peringatan Hari Bhakti Imigrasi yang menekankan pentingnya pelayanan dan dedikasi bagi masyarakat.
