Jakarta, 7 September 2026 – Dua mantan bintang Real Madrid, Karim Benzema dan Dani Carvajal, masih belum memiliki klub setelah bursa transfer musim panas di sebagian besar kompetisi utama Eropa resmi ditutup. Keduanya kini berstatus bebas transfer sehingga tetap dapat bernegosiasi dengan klub yang berminat tanpa membutuhkan kesepakatan biaya transfer dengan tim sebelumnya. Benzema berada dalam situasi tersebut setelah mengakhiri kontraknya bersama Al Hilal pada akhir Agustus 2026. Sementara Carvajal berpisah dengan Real Madrid setelah kontraknya berakhir pada Juni lalu. Nama besar dan pengalaman keduanya membuat masa depan mereka tetap menjadi perhatian meskipun sudah tidak berada pada usia puncak sebagai pesepak bola. Sejumlah kemungkinan tujuan mulai dari tetap bermain di Eropa, kembali ke Arab Saudi, hingga mencoba Major League Soccer di Amerika Serikat muncul sebagai pilihan. Namun, sampai awal September belum terdapat pengumuman resmi mengenai klub baru keduanya.
Benzema menjadi salah satu nama terbesar yang tersedia di pasar pemain bebas setelah Al Hilal dan penyerang asal Prancis itu sepakat mengakhiri kontrak lebih cepat. Pemain berusia 38 tahun tersebut sebenarnya masih mempunyai kontrak hingga musim panas 2027. Perjalanan Benzema bersama Al Hilal berlangsung relatif singkat karena ia baru bergabung pada Februari 2026 setelah sebelumnya memperkuat Al Ittihad. Selama sekitar enam bulan bersama Al Hilal, mantan peraih Ballon d’Or itu mencatatkan 16 penampilan dengan torehan 10 gol dan lima assist. Perubahan komposisi lini depan klub menjadi salah satu faktor yang membuat posisinya semakin sulit setelah Al Hilal mendatangkan sejumlah pemain baru. Kedatangan Ollie Watkins menjadi salah satu perubahan penting dalam persaingan sektor penyerangan. Pada akhirnya, Benzema dan Al Hilal memilih menyelesaikan kerja sama sebelum kontraknya berakhir.
Sebelum resmi meninggalkan Al Hilal, Benzema sebenarnya sempat mempunyai peluang kembali ke Prancis bersama Olympique Lyon. Kepindahan tersebut akan mempunyai nilai emosional karena Lyon merupakan klub tempat Benzema mengawali karier profesional sebelum bergabung dengan Real Madrid pada 2009. Pembicaraan mengenai kemungkinan kepulangan bahkan berlangsung cukup serius selama bursa transfer musim panas. Benzema dilaporkan bersedia memberikan sejumlah konsesi untuk membuka peluang kembali mengenakan seragam klub masa kecilnya. Namun, kesepakatan akhirnya tidak dapat diselesaikan karena terdapat persoalan kontraktual dan sejumlah aspek lain yang sulit dipenuhi. Salah satu kerumitannya berkaitan dengan hubungan komersial Benzema di Arab Saudi yang masih berlangsung dalam jangka panjang. Situasi tersebut membuat peluang kembali ke Lyon kini dinilai jauh lebih sulit dibandingkan ketika pembicaraan awal berlangsung.
Arab Saudi tetap menjadi salah satu tujuan yang paling memungkinkan bagi Benzema apabila ia memutuskan melanjutkan karier. Pengalamannya selama beberapa musim di Saudi Pro League membuat penyerang Prancis tersebut sudah memahami kompetisi dan lingkungan sepak bola setempat. Benzema pertama kali pindah ke Arab Saudi ketika meninggalkan Real Madrid untuk bergabung dengan Al Ittihad pada 2023. Ia kemudian menghabiskan hampir tiga musim bersama klub tersebut sebelum melanjutkan perjalanan singkat bersama Al Hilal. Klub-klub lain di Saudi Pro League masih berpotensi menjadi pilihan karena status bebas transfer membuat mereka tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mendapatkan tanda tangannya. Major League Soccer di Amerika Serikat juga disebut sebagai alternatif apabila Benzema menginginkan pengalaman baru menjelang akhir karier. Namun, kemungkinan pensiun juga mulai diperbincangkan mengingat Benzema telah berusia 38 tahun dan belum memberikan petunjuk pasti mengenai tujuan berikutnya.
Situasi berbeda dialami Dani Carvajal yang meninggalkan Real Madrid setelah menghabiskan 13 tahun bersama tim utama. Bek kanan berusia 34 tahun tersebut menjadi pemain bebas setelah kontraknya berakhir pada penghujung musim 2025/2026. Carvajal mencatatkan 451 penampilan di seluruh kompetisi selama memperkuat Los Blancos. Ia juga menjadi bagian dari salah satu generasi paling sukses dalam sejarah modern Real Madrid dengan memenangi berbagai trofi domestik dan internasional. Enam gelar Liga Champions menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan panjangnya di Santiago Bernabeu. Berbeda dengan Benzema yang sudah beberapa kali berganti klub sejak meninggalkan Madrid, Carvajal belum pernah bermain untuk klub lain sejak kembali dari Bayer Leverkusen pada 2013. Karena itu, keputusan mengenai klub berikutnya akan menjadi perubahan besar dalam perjalanan karier pemain internasional Spanyol tersebut.
Carvajal sejauh ini belum dikaitkan secara kuat dengan banyak klub besar setelah meninggalkan Real Madrid. Salah satu opsi yang sempat muncul adalah Leganes, klub yang memiliki kedekatan dengan perjalanan awal kariernya di wilayah Madrid. Namun, belum terdapat kesepakatan yang membuat kepindahan tersebut dapat direalisasikan. Carvajal dilaporkan tetap menjaga kondisi fisiknya selama musim panas dan sempat berlatih di fasilitas Federasi Sepak Bola Spanyol bersama sesama pemain bebas Joselu. Aktivitas tersebut memperlihatkan bahwa Carvajal masih mempersiapkan diri apabila mendapatkan tawaran yang sesuai. Faktor kebugaran akan menjadi salah satu pertimbangan utama klub yang tertarik mengingat sang pemain mengalami sejumlah masalah cedera dalam beberapa musim terakhir. Meski demikian, pengalaman, mentalitas, dan kemampuannya bermain pada pertandingan bertekanan tinggi tetap menjadi nilai penting.
Status bebas transfer memberikan keuntungan tersendiri bagi Benzema dan Carvajal setelah penutupan bursa musim panas. Klub tidak perlu melakukan negosiasi biaya transfer karena keduanya tidak lagi terikat kontrak dengan tim sebelumnya. Kesepakatan dapat dilakukan kapan saja sepanjang aturan pendaftaran pemain pada kompetisi tujuan memungkinkan mereka dimasukkan ke dalam skuad. Situasi tersebut membuat pemain bebas sering menjadi alternatif bagi klub yang mengalami cedera pemain atau belum puas dengan komposisi tim setelah bursa transfer berakhir. Tantangan terbesar justru dapat berada pada tuntutan gaji, kondisi fisik, serta durasi kontrak yang diinginkan. Untuk pemain senior seperti Benzema dan Carvajal, klub kemungkinan akan mempertimbangkan kontrak jangka pendek dengan opsi perpanjangan. Kedua pemain juga harus memilih klub yang mampu memberikan kesempatan bermain sekaligus lingkungan yang sesuai dengan fase akhir perjalanan karier mereka.
Benzema masih mempunyai daya tarik besar karena rekam jejaknya sebagai salah satu penyerang terbaik generasinya. Selama memperkuat Real Madrid, ia mencetak 354 gol dalam 648 pertandingan dan menjadi pencetak gol terbanyak kedua dalam sejarah klub ketika meninggalkan Santiago Bernabeu. Puncak pencapaian individualnya datang ketika memenangi Ballon d’Or 2022 setelah menjadi figur utama Madrid dalam meraih Liga Champions. Ketajamannya tetap terlihat ketika melanjutkan karier di Arab Saudi meskipun intensitas dan karakter kompetisinya berbeda dari sepak bola Eropa. Pada usia 38 tahun, tuntutan bermain sepanjang musim tentu menjadi pertimbangan berbeda dibandingkan ketika berada pada masa terbaiknya. Benzema dapat memilih klub yang memberinya peran lebih terukur sekaligus kesempatan mempertahankan level kompetitif. Keputusan akhirnya kemungkinan sangat bergantung pada apakah ia masih mempunyai motivasi menjalani satu atau beberapa musim tambahan sebelum pensiun.
Carvajal juga berada pada titik ketika keputusan berikutnya dapat menentukan bagaimana karier panjangnya akan ditutup. Berbeda dengan Benzema yang berposisi sebagai penyerang, kebutuhan terhadap bek kanan berpengalaman masih dapat membuka sejumlah pilihan di Eropa. Pengalamannya menghadapi kompetisi tingkat tertinggi membuat Carvajal berpotensi memberikan kontribusi tidak hanya melalui permainan, tetapi juga kepemimpinan di ruang ganti. Namun, klub yang berminat harus mempertimbangkan kemampuan sang pemain menjaga kebugaran dalam jadwal kompetisi yang padat. Carvajal dapat memilih bertahan di Spanyol untuk tetap dekat dengan lingkungan yang telah dikenalnya sepanjang karier. Pilihan lain adalah mengikuti jejak sejumlah mantan pemain Real Madrid dengan menerima tawaran dari luar Eropa. Sampai sekarang, belum muncul kandidat yang benar-benar menjadi favorit untuk mendapatkan tanda tangannya.
Masa depan Benzema dan Carvajal karena itu masih terbuka meskipun bursa transfer utama Eropa telah ditutup. Benzema mempunyai kemungkinan melanjutkan karier di Arab Saudi atau mencoba MLS, sementara peluang pensiun juga tidak dapat dikesampingkan. Carvajal sejauh ini memiliki lebih sedikit rumor konkret dan masih menunggu tawaran yang sesuai dengan rencana kariernya. Status bebas transfer memberikan keduanya waktu lebih panjang untuk mempertimbangkan pilihan tanpa harus terikat tenggat bursa transfer biasa. Bagi klub yang membutuhkan pemain berpengalaman, keduanya menawarkan rekam jejak yang sulit ditandingi meskipun faktor usia dan kondisi fisik harus menjadi pertimbangan. Benzema dan Carvajal pernah menjadi bagian penting dari era kejayaan Real Madrid dan memenangi berbagai gelar terbesar bersama-sama. Kini, keduanya menghadapi pertanyaan yang sama dalam situasi berbeda, yakni menentukan tempat terakhir atau setidaknya tujuan berikutnya dalam perjalanan panjang karier profesional mereka.







