Jakarta, 15 Oktober 2026 – Bek AC Milan, Strahinja Pavlovic, mengaku memiliki perasaan istimewa menjelang pertandingan menghadapi mantan klubnya, Red Bull Salzburg, dalam lanjutan Liga Europa 2026/2027. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Red Bull Arena, Austria, pada Kamis (15/10/2026) pukul 23.45 WIB. Pavlovic menyadari bahwa kembali ke stadion yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya akan menghadirkan kenangan tersendiri. Meski demikian, pemain asal Serbia tersebut menegaskan pentingnya menjaga ketenangan dan konsentrasi sepanjang pertandingan. Ia bertekad membantu Rossoneri mendapatkan hasil positif dalam laga tandang pertama mereka di kompetisi Eropa musim ini.
Pavlovic pernah memperkuat Red Bull Salzburg selama dua musim sebelum bergabung dengan AC Milan pada musim panas 2024. Selama bermain di Austria, ia berkembang menjadi salah satu pemain bertahan yang memiliki kemampuan fisik dan keberanian dalam menghadapi lawan. Pengalaman tersebut membantu meningkatkan kualitas permainannya sekaligus membuka kesempatan tampil di kompetisi sepak bola yang lebih kompetitif. Bersama Salzburg, Pavlovic mencatatkan 71 penampilan dengan kontribusi enam gol dan enam assist. Performa konsistennya kemudian menarik perhatian AC Milan yang membutuhkan tambahan kekuatan di lini pertahanan.
Menjelang pertandingan, Pavlovic mengungkapkan bahwa dirinya senang dapat kembali mengunjungi Salzburg setelah meninggalkan klub tersebut. Ia mengaku telah bertemu dengan sejumlah wajah yang dikenalnya ketika masih menjadi bagian dari tim Austria itu. Pertemuan tersebut menghadirkan kenangan positif mengenai perjalanan kariernya sebelum pindah ke Italia. Pavlovic juga menyebut dua tahun bersama Salzburg sebagai periode penting dalam proses perkembangan kemampuan sepak bolanya. Meski memperkirakan pertandingan akan berlangsung emosional, ia tetap memahami tanggung jawab profesionalnya sebagai pemain AC Milan.
Bek berusia 25 tahun tersebut menegaskan bahwa menjaga ketenangan menjadi salah satu kunci menghadapi pertandingan penting. Menurutnya, AC Milan harus tetap fokus terhadap perkembangan permainan dan tidak terburu-buru dalam mengejar hasil. Ia menyadari bahwa perjalanan musim masih panjang sehingga setiap pertandingan harus dijalani dengan pendekatan yang tepat. Pavlovic juga menilai para pemain semakin memahami instruksi pelatih Ruben Amorim setelah menjalani sejumlah pertandingan bersama. Pemahaman taktik tersebut diharapkan membantu Milan tampil lebih terorganisasi ketika menghadapi tekanan dari Salzburg.
Pertandingan melawan Salzburg menjadi kesempatan penting bagi AC Milan untuk memperbaiki hasil di Liga Europa. Rossoneri sebelumnya mengalami kekalahan 0-2 dari Benfica pada pertandingan pembuka fase liga. Hasil tersebut membuat Milan membutuhkan tambahan poin agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan. Di sisi lain, Salzburg memulai kompetisi dengan kemenangan 1-0 atas Levski Sofia sehingga memiliki modal kepercayaan diri yang lebih baik. Perbedaan hasil pertandingan pertama membuat kedua tim diperkirakan tampil dengan motivasi tinggi untuk mempertahankan peluang melaju ke fase berikutnya.
Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, mengakui bahwa Salzburg merupakan lawan yang memiliki kecepatan permainan dan kualitas teknik yang baik. Menurutnya, klub Austria tersebut terbiasa bersaing untuk meraih kemenangan sehingga tidak dapat dianggap sebagai lawan mudah. Amorim memastikan Pavlovic akan tampil dalam pertandingan menghadapi mantan klubnya. Namun, pelatih asal Portugal itu juga berencana melakukan rotasi pemain untuk menjaga kondisi fisik skuad. Keputusan tersebut mempertimbangkan jadwal pertandingan yang padat serta kebutuhan meningkatkan performa tim dalam berbagai kompetisi.
Pavlovic turut menyinggung perkembangan dirinya sejak bergabung dengan AC Milan. Ia mengaku mengalami peningkatan kemampuan sekaligus memahami besarnya tekanan ketika memperkuat klub dengan sejarah panjang di sepak bola Eropa. Menurutnya, tanggung jawab bermain untuk Milan menuntut setiap pemain memberikan penampilan terbaik dalam berbagai situasi. Ia juga merasa bangga setelah mendapatkan perpanjangan kontrak dari manajemen klub hingga 2031. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi tambahan untuk terus berkembang dan membantu tim meraih prestasi.
Selain membahas pertandingan melawan Salzburg, Pavlovic menyampaikan pandangannya mengenai fleksibilitas sistem pertahanan AC Milan. Ia menjelaskan bahwa tim telah menggunakan formasi dengan tiga maupun empat pemain bertahan sepanjang musim. Menurutnya, perubahan formasi bukan menjadi persoalan selama setiap pemain memahami tugas dan instruksi yang diberikan pelatih. Pendekatan tersebut memungkinkan Milan menyesuaikan strategi berdasarkan karakteristik lawan. Pavlovic berharap koordinasi antarpemain dapat berjalan baik sehingga tim mampu mengurangi peluang serangan Salzburg.
Pertemuan Red Bull Salzburg dan AC Milan menjadi pertandingan yang memiliki makna khusus bagi Strahinja Pavlovic. Kenangan selama dua musim bersama klub Austria tersebut tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional. Namun, Pavlovic kini memiliki tanggung jawab untuk membantu AC Milan memperbaiki posisi di Liga Europa setelah mengalami kekalahan pada laga pembuka. Dukungan pelatih dan kepercayaan manajemen diharapkan dapat meningkatkan motivasinya menghadapi pertandingan tersebut. Dengan menjaga konsentrasi serta mengendalikan emosi, Pavlovic bertekad memberikan kontribusi maksimal demi membawa Rossoneri meraih kemenangan di kandang mantan klubnya.




