Surakarta, 3 September 2026 – Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao melakukan kunjungan ke kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo di kawasan Sumber, Banjarsari, Kota Surakarta, dalam agenda silaturahmi yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kedatangan Xanana menjadi perhatian karena Jokowi menyambut langsung pemimpin Timor Leste tersebut sebelum keduanya memasuki kediaman untuk berbincang dan menikmati jamuan makan bersama. Suasana penyambutan semakin khas ketika alunan musik keroncong membawakan lagu legendaris Bengawan Solo saat Xanana berada di dalam rumah. Mendengar lagu tersebut, Xanana terlihat menikmati irama dan bahkan ikut berdendang bersama para pemain musik yang telah disiapkan untuk menyambut kedatangannya. Ia juga sempat bergurau dan memperagakan gerakan seperti seorang dirigen ketika musik dimainkan, menciptakan suasana santai di tengah kunjungannya. Pertemuan tersebut memperlihatkan hubungan personal yang telah lama terjalin antara Jokowi dan Xanana di luar hubungan resmi Indonesia dengan Timor Leste. Kunjungan ini sekaligus menjadi salah satu agenda Xanana selama berada di Indonesia dan memperlihatkan kedekatan kedua tokoh yang beberapa kali bertemu ketika Jokowi masih menjabat sebagai presiden.
Sebelum tiba di kediaman Jokowi, Xanana mendapatkan penyambutan langsung dari mantan kepala negara tersebut sejak berada di Bandara Adi Soemarmo. Jokowi kemudian mendampingi tamunya menuju kediamannya di Solo untuk melanjutkan agenda pertemuan. Xanana bersama rombongan tiba di rumah Jokowi sekitar pukul 12.26 WIB dan disambut di depan gerbang. Jokowi mengenakan batik bernuansa cokelat ketika menyambut Xanana dengan bersalaman sebelum mempersilahkannya masuk. Pertemuan berlangsung dalam suasana yang relatif informal, berbeda dengan protokol kenegaraan ketika kedua tokoh bertemu di istana pada masa pemerintahan Jokowi. Meski demikian, kedatangan seorang perdana menteri yang masih aktif tetap mendapatkan perhatian karena menunjukkan hubungan komunikasi yang terus terjaga setelah Jokowi menyelesaikan masa jabatannya sebagai Presiden RI. Xanana juga terlihat santai ketika berinteraksi dengan tuan rumah maupun awak media yang berada di sekitar lokasi. Suasana tersebut membuat pertemuan lebih menyerupai kunjungan persahabatan antara dua tokoh yang telah saling mengenal selama bertahun-tahun.
Salah satu momen yang paling menarik perhatian terjadi ketika Xanana mendengar musik keroncong Bengawan Solo dimainkan di kediaman Jokowi. Lagu karya Gesang tersebut memiliki hubungan kuat dengan Kota Solo dan telah lama dikenal hingga berbagai negara, sehingga dipilih sebagai bagian dari penyambutan tamu dari Timor Leste tersebut. Xanana tampak tersenyum ketika alunan musik dimainkan dan kemudian ikut menyanyikan bagian lagu bersama para pemain keroncong. Ia bahkan sempat menggerakkan tangannya mengikuti irama dan bercanda seolah memimpin kelompok musik yang sedang tampil. Respons spontan tersebut membuat suasana di dalam kediaman menjadi semakin cair dan jauh dari kesan pertemuan formal antarpejabat. Jokowi yang berada di dekatnya turut menikmati momen tersebut sebelum agenda dilanjutkan dengan jamuan makan dan pembicaraan. Pemilihan Bengawan Solo juga memberikan sentuhan budaya lokal dalam penyambutan karena lagu tersebut merupakan salah satu karya yang sangat identik dengan Surakarta. Momen Xanana ikut berdendang kemudian menjadi bagian yang paling mencolok dari kunjungan tersebut.
Jokowi juga menyiapkan sejumlah hidangan untuk menjamu Xanana selama berada di kediamannya. Di antara makanan yang disajikan terdapat onde-onde dan sosis ayam yang kemudian dinikmati sebelum keduanya melanjutkan pembicaraan. Jamuan tersebut berlangsung sederhana dengan suasana kekeluargaan dan tidak menggunakan format pertemuan kenegaraan resmi. Setelah menikmati makanan, Jokowi dan Xanana melakukan pertemuan secara lebih tertutup untuk membicarakan sejumlah hal. Kedekatan personal keduanya membuat komunikasi berlangsung santai meskipun Xanana datang dalam kapasitasnya sebagai Perdana Menteri Timor Leste. Dalam perjalanan hubungan Indonesia dan Timor Leste, komunikasi antartokoh memiliki peran penting karena kedua negara mempunyai keterkaitan geografis, sejarah, ekonomi, dan sosial yang sangat dekat. Jokowi selama masa kepresidenannya juga beberapa kali bertemu Xanana dalam forum bilateral maupun kunjungan resmi. Pertemuan di Solo menjadi kelanjutan komunikasi tersebut dalam suasana berbeda setelah Jokowi tidak lagi memegang jabatan pemerintahan.
Dalam pertemuan itu, Xanana turut membicarakan pentingnya hubungan ekonomi antara Indonesia dan Timor Leste. Kerja sama kedua negara memiliki ruang besar untuk terus dikembangkan, terutama karena Indonesia menjadi salah satu mitra ekonomi penting bagi Timor Leste. Kedekatan geografis membuat arus barang, manusia, investasi, dan berbagai kegiatan perdagangan antara kedua negara berlangsung secara intensif. Wilayah perbatasan di Nusa Tenggara Timur juga memiliki peran strategis karena menjadi pintu utama hubungan darat Indonesia dengan Timor Leste. Pembangunan kawasan perbatasan selama beberapa tahun terakhir diarahkan tidak hanya untuk memperkuat aspek keamanan, tetapi juga meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat di kedua sisi. Xanana memiliki kepentingan mendorong semakin banyak kerja sama yang memberikan manfaat langsung terhadap pembangunan negaranya. Indonesia pada sisi lain secara konsisten memberikan dukungan terhadap pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan pembangunan Timor Leste. Hubungan tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya keterlibatan Timor Leste dalam kerja sama kawasan Asia Tenggara.
Jokowi dan Xanana memiliki sejarah pertemuan yang cukup panjang selama periode pemerintahan sebelumnya. Ketika Jokowi menjabat Presiden RI, Xanana beberapa kali melakukan pertemuan resmi dengannya untuk membahas hubungan bilateral dan berbagai agenda kawasan. Salah satu pertemuan penting berlangsung di Istana Merdeka pada September 2023 ketika kedua pihak membahas penyelesaian batas darat dan pengembangan kerja sama ekonomi di wilayah perbatasan. Jokowi ketika itu mendorong pembentukan kawasan ekonomi yang dapat meningkatkan aktivitas perdagangan dan kesejahteraan masyarakat kedua negara. Xanana juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Indonesia dalam perjalanan Timor Leste menuju integrasi yang lebih kuat dengan ASEAN. Pertemuan resmi berikutnya berlangsung di Istana Kepresidenan Bogor pada Januari 2024 dengan penyambutan kenegaraan. Rangkaian komunikasi tersebut membuat hubungan antara keduanya berkembang tidak hanya dalam konteks formal pemerintahan, tetapi juga pada tingkat personal. Kunjungan ke kediaman Jokowi di Solo memperlihatkan komunikasi itu tetap berlangsung setelah pergantian pemerintahan Indonesia.
Hubungan Indonesia dan Timor Leste sendiri telah mengalami perkembangan signifikan dalam lebih dari dua dekade terakhir. Kedua negara memilih membangun kerja sama berdasarkan kepentingan masa depan meskipun memiliki sejarah hubungan yang kompleks. Perdagangan, pendidikan, pembangunan infrastruktur, pengelolaan perbatasan, dan peningkatan kapasitas aparatur menjadi beberapa bidang yang terus dikembangkan. Banyak warga Timor Leste juga menempuh pendidikan di Indonesia sehingga hubungan antarmasyarakat tetap menjadi salah satu fondasi penting. Selain itu, aktivitas perdagangan melalui perbatasan darat memberikan kontribusi terhadap ekonomi masyarakat di Nusa Tenggara Timur maupun wilayah Timor Leste yang berbatasan langsung dengan Indonesia. Pemerintah kedua negara selama bertahun-tahun berupaya menyelesaikan berbagai persoalan batas melalui dialog dan pendekatan diplomatik. Hubungan politik yang relatif stabil memberikan ruang lebih besar untuk mengalihkan perhatian kepada pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Pertemuan antartokoh seperti Jokowi dan Xanana ikut menjadi bagian dari jaringan komunikasi yang membantu mempertahankan hubungan tersebut.
Xanana merupakan salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah modern Timor Leste dan telah menempati berbagai posisi penting sejak negara tersebut memperoleh kemerdekaan. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Timor Leste pada 2002 hingga 2007 sebelum kemudian menjadi perdana menteri pada 2007 sampai 2015. Xanana kembali memimpin pemerintahan sebagai perdana menteri sejak Juli 2023 setelah koalisi politik yang dipimpinnya memenangkan dukungan dalam pemilihan parlemen. Pengalaman panjang tersebut membuatnya memiliki hubungan dengan berbagai pemimpin Indonesia dari periode pemerintahan yang berbeda. Xanana juga dikenal aktif mendorong rekonsiliasi dan hubungan konstruktif dengan Indonesia setelah berakhirnya konflik masa lalu. Pendekatan tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu hubungan kedua negara berkembang semakin dekat dalam berbagai bidang. Jokowi merupakan salah satu pemimpin Indonesia yang cukup intensif melakukan komunikasi dengan pemerintahan Timor Leste selama masa kepresidenannya. Karena itu, pertemuan di Solo memiliki dimensi persahabatan personal sekaligus menggambarkan kesinambungan komunikasi antara tokoh kedua negara.
Kunjungan Xanana ke kediaman Jokowi juga menarik perhatian karena berlangsung di tengah semakin pentingnya posisi Timor Leste dalam arsitektur regional Asia Tenggara. Indonesia sejak lama termasuk negara yang memberikan dukungan kuat terhadap proses integrasi Timor Leste dengan ASEAN. Dukungan tersebut tidak hanya diberikan melalui jalur diplomatik, tetapi juga melalui program peningkatan kapasitas aparatur dan penguatan sumber daya manusia. Timor Leste membutuhkan penyesuaian kelembagaan serta peningkatan kemampuan administratif agar dapat mengikuti berbagai mekanisme kerja sama regional secara efektif. Indonesia memiliki kepentingan agar negara tetangganya berkembang stabil karena kedua negara berbagi perbatasan darat dan memiliki hubungan ekonomi yang erat. Stabilitas Timor Leste juga berpengaruh terhadap pembangunan wilayah Indonesia bagian timur, terutama Nusa Tenggara Timur. Karena itu, kerja sama bilateral memiliki arti yang lebih luas daripada sekadar hubungan perdagangan. Komunikasi yang baik di tingkat pemimpin maupun mantan pemimpin dapat memberikan kontribusi terhadap kesinambungan hubungan jangka panjang.
Pertemuan tertutup antara Xanana dan Jokowi berlangsung setelah rangkaian penyambutan dan jamuan makan di kediaman tersebut. Meski Jokowi saat ini tidak lagi memegang jabatan pemerintahan, posisinya sebagai mantan Presiden RI membuat pertemuan dengan pemimpin negara sahabat tetap memiliki perhatian tersendiri. Xanana datang dengan hubungan personal yang telah terbentuk melalui berbagai agenda bilateral ketika keduanya sama-sama berada dalam posisi kepala pemerintahan. Pertemuan semacam ini juga menunjukkan bahwa hubungan antarnegara sering kali ditopang oleh komunikasi antartokoh yang berlanjut melewati periode jabatan formal. Namun, kebijakan luar negeri dan hubungan resmi Indonesia dengan Timor Leste tetap menjadi kewenangan pemerintahan yang sedang menjabat. Pertemuan Jokowi dan Xanana karena itu lebih ditempatkan sebagai silaturahmi dan komunikasi antara dua tokoh yang memiliki sejarah kerja sama panjang. Suasana santai yang terlihat sejak kedatangan hingga jamuan memperkuat karakter pertemuan tersebut. Tidak adanya protokol kenegaraan formal juga membuat interaksi keduanya berlangsung lebih cair dibandingkan ketika bertemu di istana.
Kunjungan Xanana Gusmao ke kediaman Jokowi di Solo akhirnya menghadirkan perpaduan antara diplomasi personal, persahabatan, dan sentuhan budaya lokal melalui alunan Bengawan Solo. Sambutan langsung Jokowi sejak kedatangan, jamuan sederhana berupa onde-onde dan sosis ayam, hingga momen Xanana ikut berdendang bersama musik keroncong menjadi gambaran suasana akrab yang mewarnai pertemuan tersebut. Di balik suasana santai itu, hubungan Indonesia dan Timor Leste tetap memiliki agenda strategis yang luas, terutama perdagangan, pembangunan ekonomi, pengelolaan perbatasan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan kerja sama kawasan. Hubungan personal yang telah dibangun selama Jokowi menjabat presiden menjadi salah satu latar belakang mengapa komunikasi kedua tokoh tetap berlangsung setelah pergantian pemerintahan. Xanana sendiri masih memegang peran sentral dalam pemerintahan Timor Leste sehingga kunjungannya mendapatkan perhatian di Indonesia. Pertemuan tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana hubungan kedua negara yang pernah melalui perjalanan sejarah panjang kini semakin diarahkan pada kerja sama dan kepentingan masa depan. Bagi Solo, penyambutan melalui lagu Bengawan Solo memberikan identitas lokal yang kuat dan menciptakan momen tersendiri dalam kunjungan tersebut. Kedekatan yang terlihat antara Xanana dan Jokowi menjadi gambaran bahwa komunikasi antartokoh tetap dapat berjalan berdampingan dengan hubungan diplomatik resmi yang terus dikembangkan oleh pemerintahan kedua negara.







