Jakarta, 28 Oktober 2026 – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mencatatkan pencapaian di industri perbankan nasional setelah berhasil memperoleh empat penghargaan dalam ajang Top 20 Financial Institutions Award 2026. Penghargaan yang diselenggarakan oleh The Finance, bagian dari Infobank Media Group, tersebut berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026). Apresiasi diberikan atas konsistensi kinerja keuangan, pengembangan transaksi perbankan digital, serta kontribusi perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto yang mewakili jajaran manajemen perseroan. Keberhasilan ini menjadi salah satu pengakuan terhadap kemampuan BRI mempertahankan fundamental bisnis di tengah perubahan kondisi ekonomi global. Selain itu, pencapaian tersebut mencerminkan peran perusahaan dalam mendukung pemerataan akses layanan keuangan bagi masyarakat Indonesia.
ANTARA News
Dalam ajang tersebut, BRI berhasil meraih The Finance Golden Star Award 2026 serta Top 20 Financial Institution 2026 untuk kategori bank dengan aset Rp500 triliun ke atas. Pada kategori tersebut, BRI memperoleh predikat Sangat Bagus berdasarkan hasil evaluasi kinerja yang dilakukan penyelenggara. Dua penghargaan lainnya berasal dari kategori The Finance Special Award 2026, yakni The Most Active Digital Banking Transactions dan The Most Inclusive Bank in MSME Financing. Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan, tetapi juga mempertimbangkan aktivitas transaksi digital dan perluasan pembiayaan UMKM. Penyelenggara menggunakan laporan keuangan selama tiga periode terakhir sebagai salah satu dasar utama dalam melakukan evaluasi. Melalui pendekatan tersebut, penghargaan diharapkan dapat menggambarkan konsistensi kinerja lembaga keuangan dalam menghadapi berbagai tantangan industri.
Korporasi Katadata.co.id
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat transformasi bisnis dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah. Menurutnya, kemampuan mempertahankan kinerja positif merupakan hasil dari strategi perusahaan yang dijalankan secara berkelanjutan. BRI berkomitmen mempercepat pengembangan layanan digital agar aktivitas keuangan masyarakat dapat dilakukan dengan lebih mudah, aman, dan terintegrasi. Transformasi tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional serta memperluas jangkauan layanan kepada berbagai kelompok masyarakat. Manajemen menilai perkembangan teknologi memberikan peluang bagi perbankan untuk menghadirkan produk yang semakin sesuai dengan kebutuhan nasabah. Karena itu, inovasi digital menjadi salah satu prioritas perusahaan dalam menjaga daya saing sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Dari sisi kinerja keuangan, BRI mencatatkan laba bersih sebesar Rp31,2 triliun sepanjang semester pertama 2026. Jumlah tersebut meningkat 17,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan menunjukkan pertumbuhan profitabilitas perusahaan. Kenaikan laba tersebut menjadi salah satu indikator kemampuan BRI mempertahankan kinerja di tengah proses transformasi bisnis yang sedang berlangsung. Pertumbuhan keuntungan juga memberikan ruang bagi perusahaan untuk memperkuat permodalan, meningkatkan kualitas layanan, dan mendukung pengembangan kegiatan usaha. Meski demikian, pengelolaan risiko tetap menjadi perhatian penting karena industri perbankan menghadapi perubahan kondisi ekonomi dan kebutuhan pembiayaan masyarakat. Manajemen berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, efisiensi, dan kualitas aset agar kinerja positif dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
ANTARA News
Pada fungsi intermediasi, BRI berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1.645,5 triliun hingga akhir Juni 2026. Nilai tersebut tumbuh 16,2 persen secara tahunan dibandingkan posisi pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dari keseluruhan kredit yang disalurkan, pembiayaan kepada segmen UMKM mencapai Rp1.235,4 triliun atau meningkat 8,6 persen secara tahunan. Besarnya kontribusi sektor UMKM menunjukkan bahwa pembiayaan usaha produktif masih menjadi bagian utama dari model bisnis perusahaan. Penyaluran kredit tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha memperoleh tambahan modal, mempertahankan kegiatan operasional, dan meningkatkan kapasitas produksi. BRI juga menekankan pentingnya pengelolaan kualitas kredit agar ekspansi pembiayaan dapat memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian perbankan.
Radar Surabaya
Selain mengembangkan pembiayaan konvensional, BRI terus memperluas jangkauan layanan melalui Holding Ultra Mikro yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan keuangan masyarakat. Hingga Juni 2026, ekosistem tersebut telah melayani sekitar 33,8 juta nasabah pinjaman dan mengelola 166,3 juta rekening simpanan. Holding Ultra Mikro juga dilaporkan telah mendorong sekitar 2,3 juta debitur untuk meningkatkan skala usaha atau naik kelas. Pencapaian tersebut menunjukkan pentingnya akses terhadap layanan keuangan formal bagi kelompok usaha yang sebelumnya memiliki keterbatasan pembiayaan. Integrasi layanan memungkinkan pelaku usaha memperoleh dukungan keuangan sesuai kebutuhan dan perkembangan bisnis masing-masing. Melalui pendekatan tersebut, BRI berupaya membantu pelaku usaha ultra mikro membangun fondasi keuangan yang lebih kuat sebelum berkembang menjadi usaha dengan kapasitas lebih besar.
Korporasi Katadata.co.id
Dukungan terhadap UMKM juga diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan usaha dan memperluas akses pasar. Hingga akhir Juni 2026, program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.700 desa di berbagai wilayah Indonesia. Sementara itu, program Klasterku Hidupku mencakup lebih dari 44 ribu kelompok usaha yang memperoleh dukungan pengembangan kapasitas. Melalui platform digital LinkUMKM by BRI, perusahaan telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM yang membutuhkan akses informasi dan pengembangan usaha. Program Rumah BUMN juga tercatat telah diikuti sekitar 596 ribu pelaku usaha sebagai bagian dari kegiatan pendampingan dan peningkatan kompetensi. Berbagai inisiatif tersebut memperlihatkan bahwa strategi BRI tidak hanya berfokus pada pemberian kredit, tetapi juga mencakup upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha dalam menghadapi perubahan pasar.
ANTARA News
Penghargaan untuk kategori transaksi digital menjadi perhatian tersendiri karena perkembangan layanan perbankan semakin dipengaruhi oleh perubahan perilaku masyarakat. Nasabah kini membutuhkan akses transaksi yang cepat, aman, dan dapat digunakan melalui berbagai perangkat tanpa harus selalu mendatangi kantor cabang. BRI merespons kebutuhan tersebut melalui pengembangan ekosistem layanan digital yang mendukung transaksi individu maupun kegiatan bisnis. Pemanfaatan teknologi juga membantu perusahaan memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat yang berada jauh dari pusat kegiatan ekonomi. Namun, peningkatan aktivitas digital harus diimbangi dengan penguatan keamanan sistem, perlindungan data, dan edukasi mengenai risiko kejahatan siber. Oleh karena itu, keberhasilan transformasi digital tidak hanya diukur dari banyaknya transaksi, tetapi juga dari kemampuan bank menjaga kepercayaan dan keamanan nasabah.
Ajang Top 20 Financial Institutions Award 2026 sendiri menjadi salah satu forum apresiasi terhadap kinerja industri jasa keuangan nasional. Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 193 lembaga jasa keuangan dari sektor perbankan, asuransi jiwa, asuransi umum, dan perusahaan pembiayaan memperoleh penghargaan berdasarkan hasil penilaian masing-masing kategori. Untuk sektor perbankan, evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan kinerja keuangan pada periode Juni 2024 hingga Juni 2026. Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto menekankan pentingnya konsistensi kinerja, integritas, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik dalam menjaga keberlanjutan industri. Menurutnya, tantangan ekonomi global menuntut lembaga keuangan memiliki kemampuan adaptasi sekaligus mempertahankan kualitas pengelolaan bisnis. Penghargaan tersebut diharapkan dapat mendorong perusahaan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan.
Infobank News
Keberhasilan BRI meraih empat penghargaan dalam Top 20 Financial Institutions Award 2026 menjadi momentum untuk melanjutkan penguatan bisnis dan pengembangan layanan keuangan yang lebih inklusif. Pertumbuhan laba bersih, peningkatan penyaluran kredit, serta perluasan akses pembiayaan UMKM menunjukkan perkembangan sejumlah indikator utama perusahaan sepanjang semester pertama tahun ini. Di sisi lain, pencapaian tersebut juga membawa tanggung jawab untuk mempertahankan kualitas layanan dan menjaga pengelolaan risiko di tengah persaingan industri perbankan yang semakin dinamis. Manajemen BRI menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM akan tetap menjadi bagian penting dalam strategi perusahaan karena sektor tersebut memiliki kontribusi besar terhadap aktivitas ekonomi nasional. Transformasi digital dan pengembangan ekosistem ultra mikro diharapkan mampu membantu lebih banyak masyarakat memperoleh layanan keuangan formal secara berkelanjutan. Dengan menggabungkan pertumbuhan bisnis, inovasi teknologi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, BRI berupaya memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.




