Bandung, 3 September 2026 – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026 akan kembali digelar pada 9 hingga 13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung, Jawa Barat. Pameran yang berlangsung selama lima hari tersebut menjadi kota ketiga dalam rangkaian GIIAS The Series 2026 setelah sebelumnya berlangsung di ICE BSD, Tangerang, dan Surabaya. Memasuki penyelenggaraan tahun keempat, GIIAS Bandung menghadirkan komposisi peserta yang semakin lengkap dengan total 19 merek kendaraan bermotor. Jumlah tersebut terdiri atas 16 merek kendaraan penumpang dan tiga merek sepeda motor yang akan membawa berbagai produk serta teknologi otomotif terbaru. Kehadiran peserta yang semakin beragam diharapkan memberikan kesempatan kepada masyarakat Jawa Barat untuk melihat langsung perkembangan kendaraan terbaru yang sebelumnya diperkenalkan pada rangkaian GIIAS 2026. Penyelenggara juga menempatkan Bandung sebagai salah satu kota penting dalam rangkaian pameran karena Jawa Barat memiliki kontribusi besar terhadap industri dan pasar kendaraan nasional.
Sebanyak 16 merek kendaraan penumpang yang dipastikan berpartisipasi terdiri dari Mazda, Honda, Wuling, Jetour, KIA, VinFast, GAC AION, Changan, BYD, Daihatsu, Omoda Jaecoo, iCar, Chery, Suzuki, Toyota, dan BAIC. Sementara kategori kendaraan roda dua akan diisi oleh Triumph, Royal Enfield, serta Scomadi. Komposisi tersebut memperlihatkan semakin beragamnya pemain otomotif yang membidik konsumen Jawa Barat, termasuk sejumlah merek yang relatif baru memasuki pasar nasional. Dari keseluruhan peserta, terdapat lima merek yang menjadi pendatang baru maupun kembali berpartisipasi dalam GIIAS Bandung, yakni Jetour, KIA, Changan, iCar, dan Triumph. Kehadiran mereka sekaligus memperluas pilihan kendaraan yang dapat dilihat pengunjung selama penyelenggaraan pameran. Berbagai merek tersebut diperkirakan memanfaatkan GIIAS Bandung untuk mendekatkan produk terbaru mereka kepada konsumen sekaligus memperkuat jaringan pasar di Jawa Barat.
Sekretaris Umum GAIKINDO Kukuh Kumara menilai penyelenggaraan GIIAS The Series memiliki peran dalam mendorong perkembangan industri otomotif di berbagai daerah sekaligus memperkuat pasar kendaraan nasional. Jawa Barat menjadi salah satu wilayah penting karena secara konsisten berada pada posisi kedua dalam penjualan kendaraan di Indonesia. Hingga April 2026, penjualan kendaraan di Jawa Barat tercatat mencapai 42.080 unit atau memberikan kontribusi sekitar 15,1 persen terhadap total penjualan nasional. Besarnya pasar tersebut menunjukkan permintaan kendaraan di Jawa Barat masih memiliki peran strategis terhadap kinerja industri otomotif. Kondisi itu pula yang menjadi salah satu alasan GAIKINDO mempertahankan Bandung dalam rangkaian penyelenggaraan GIIAS. Pameran diharapkan menjadi tempat pertemuan antara kebutuhan konsumen dengan perkembangan produk dan teknologi yang terus diperkenalkan produsen kendaraan.
Posisi Jawa Barat juga diperkuat oleh besarnya aktivitas investasi yang berkembang di wilayah tersebut. Sepanjang 2025, realisasi investasi Jawa Barat mencapai sekitar Rp296,8 triliun dan menjadi yang tertinggi secara nasional. Investasi tersebut berasal dari berbagai sektor yang ikut memperkuat aktivitas industri dan perekonomian daerah. Bagi sektor otomotif, Jawa Barat memiliki posisi khusus karena menjadi lokasi berbagai fasilitas produksi kendaraan dan komponen yang melayani pasar nasional maupun ekspor. Kekuatan industri tersebut memberikan hubungan langsung antara kegiatan manufaktur dengan pertumbuhan pasar kendaraan di wilayah yang sama. Besarnya investasi juga menjadi indikator penting terhadap perkembangan aktivitas ekonomi dan daya tarik Jawa Barat sebagai lokasi pengembangan bisnis. Kondisi tersebut membuat penyelenggaraan pameran otomotif di Bandung memiliki nilai strategis yang tidak hanya berkaitan dengan transaksi kendaraan selama acara berlangsung.
Sejumlah pusat manufaktur otomotif nasional juga berada di kawasan industri Jawa Barat, terutama di Kabupaten Bekasi, Karawang, Subang, dan Purwakarta. Wilayah tersebut menjadi tempat berbagai perusahaan membangun pabrik kendaraan, komponen, baterai, hingga fasilitas pendukung industri lainnya. Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan kendaraan listrik turut mendorong masuknya investasi baru sehingga ekosistem otomotif Jawa Barat menjadi semakin beragam. Kehadiran merek seperti BYD, VinFast, GAC AION, Changan, iCar, dan sejumlah produsen lainnya di GIIAS Bandung menunjukkan perubahan komposisi pasar yang kini semakin banyak menawarkan kendaraan elektrifikasi. Pada saat bersamaan, produsen yang telah lama berada di Indonesia tetap memperkuat portofolio mereka dengan berbagai pembaruan produk. Persaingan tersebut memberikan lebih banyak alternatif kepada konsumen sekaligus mendorong setiap produsen menawarkan teknologi, fitur, harga, dan layanan yang semakin kompetitif.
GIIAS Bandung 2026 juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat perkembangan teknologi kendaraan secara langsung tanpa harus mendatangi pameran utama di Tangerang. Berbagai kendaraan yang telah diperkenalkan sepanjang rangkaian GIIAS The Series dapat kembali ditampilkan kepada konsumen Jawa Barat. Perkembangan teknologi elektrifikasi diperkirakan menjadi salah satu perhatian karena semakin banyak produsen menghadirkan kendaraan listrik berbasis baterai maupun teknologi elektrifikasi lainnya. Selain sistem penggerak, perkembangan perangkat keselamatan, konektivitas, hiburan, serta sistem bantuan pengemudi juga menjadi bagian penting dari perubahan kendaraan generasi terbaru. Pengunjung dapat menggunakan pameran untuk membandingkan berbagai produk dari sejumlah merek dalam satu lokasi. Kesempatan tersebut menjadi semakin relevan ketika pilihan kendaraan di Indonesia terus bertambah dan konsumen membutuhkan informasi lebih lengkap sebelum menentukan produk yang sesuai kebutuhan.
Selain kendaraan penumpang, kehadiran Triumph, Royal Enfield, dan Scomadi membuat sektor sepeda motor turut menjadi bagian dari GIIAS Bandung tahun ini. Ketiga merek tersebut memiliki karakter produk yang berbeda sehingga memberikan variasi kepada pengunjung yang memiliki minat terhadap kendaraan roda dua. Triumph dikenal melalui jajaran sepeda motor berkapasitas mesin besar, sementara Royal Enfield memiliki karakter klasik yang kuat dalam berbagai produknya. Scomadi membawa pendekatan skuter bergaya retro yang juga memiliki kelompok konsumen tersendiri. Kehadiran sektor roda dua memperluas cakupan pameran sehingga GIIAS Bandung tidak hanya menjadi tempat bagi konsumen yang mencari kendaraan penumpang. Kombinasi 16 merek mobil dan tiga merek sepeda motor membuat penyelenggaraan 2026 menjadi salah satu edisi dengan jajaran peserta paling lengkap sejak GIIAS mulai digelar di Bandung.
Penyelenggara turut menawarkan beberapa pilihan tiket bagi masyarakat yang ingin menghadiri pameran selama lima hari. Program presale kedua berlangsung pada 2 hingga 4 September 2026 melalui aplikasi Auto360 dengan promo Buy 1 Get 1 seharga Rp15.000 yang berlaku untuk kunjungan pada hari kerja maupun akhir pekan. Selain pembelian secara daring, pengunjung nantinya tetap dapat memperoleh tiket langsung di lokasi pameran. Harga tiket pembelian langsung ditetapkan Rp20.000 untuk weekdays dan Rp30.000 pada weekend. Perbedaan harga tersebut memberikan pilihan kepada masyarakat untuk melakukan pembelian lebih awal atau mendapatkannya ketika tiba di lokasi. Penyelenggara berharap kemudahan akses tiket dapat mendukung jumlah kunjungan sekaligus memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat menikmati rangkaian kegiatan otomotif yang telah disiapkan.
Antusiasme terhadap rangkaian GIIAS The Series sebelumnya menjadi salah satu modal penyelenggaraan di Bandung. GIIAS yang berlangsung di Tangerang pada 2026 mencatat jumlah pengunjung mendekati 500 ribu orang, sedangkan penyelenggaraan di Surabaya pada 26 hingga 30 Agustus 2026 dikunjungi sekitar 45 ribu orang. Respons tersebut menunjukkan pameran otomotif masih menjadi salah satu sarana penting bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai kendaraan terbaru. Bandung diharapkan dapat melanjutkan momentum tersebut dengan karakter pasar Jawa Barat yang memiliki basis konsumen besar. Selain memberikan ruang kepada produsen memperkenalkan produk, pameran juga dapat mendorong aktivitas berbagai sektor pendukung seperti pembiayaan, aksesori, layanan kendaraan, dan ekosistem kendaraan listrik. Dampak penyelenggaraan dengan demikian tidak hanya berada pada penjualan kendaraan, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan yang berhubungan dengan industri otomotif.
GIIAS Bandung 2026 pada akhirnya menjadi bagian penting dari upaya memperluas jangkauan perkembangan industri otomotif kepada masyarakat di berbagai daerah. Kehadiran 19 merek pada 9 hingga 13 September memberikan gambaran mengenai semakin ketatnya persaingan produsen kendaraan di pasar Jawa Barat, terutama ketika pemain baru terus berdatangan dengan berbagai teknologi dan pilihan produk. Sudirman Grand Ballroom akan menjadi tempat masyarakat membandingkan kendaraan dari produsen Jepang, Korea Selatan, China, Vietnam, Eropa, dan berbagai merek lainnya dalam satu pameran. Setelah Bandung, rangkaian GIIAS The Series 2026 masih akan berlanjut ke Semarang pada 30 September hingga 4 Oktober sebelum bergerak ke kota berikutnya. Penyelenggaraan di berbagai daerah tersebut diharapkan membantu industri menjangkau konsumen secara lebih luas sekaligus melihat perkembangan permintaan pada masing-masing pasar. Dengan kekuatan industri manufaktur dan kontribusi penjualan yang besar, Bandung dan Jawa Barat tetap menjadi salah satu wilayah strategis dalam perkembangan industri otomotif Indonesia.





