Jakarta, 30 Agustus 2026 – Provinsi Maluku Utara berhasil meraih capaian tertinggi dalam pengukuran Indeks Keinsinyuran Daerah (IKD) 2026. Maluku Utara memperoleh penghargaan Platinum sekaligus predikat IKD Emas, disusul Riau dengan IKD Perak dan DKI Jakarta dengan IKD Perunggu.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) bersama Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN). Penganugerahan berlangsung di Gedung B.J. Habibie, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Jakarta, Sabtu malam (29/8/2026).
Maluku Utara menjadi daerah dengan nilai IKD tertinggi pada pengukuran perdana tersebut. Berdasarkan hasil yang diumumkan, provinsi tersebut mencatat nilai 1,44 dan berhak mendapatkan penghargaan Platinum.
Sementara itu, Riau menempati posisi berikutnya di tingkat provinsi dengan penghargaan IKD Perak. DKI Jakarta memperoleh penghargaan IKD Perunggu.
Pengukuran Perdana IKD
Pengukuran IKD 2026 merupakan pelaksanaan perdana yang dilakukan melalui kerja sama PII dan Kemendagri. Sebanyak 327 pemerintah daerah, yang terdiri atas pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota, mengikuti pengukuran tersebut.
IKD digunakan untuk menilai sejauh mana praktik keinsinyuran diterapkan dalam penyelenggaraan pembangunan di daerah. Penilaian tidak hanya berkaitan dengan jumlah tenaga insinyur, tetapi juga mencakup penerapan standar mutu, kapasitas inovasi, serta kebijakan dan praktik keinsinyuran.
Ketua Umum PII Ilham Akbar Habibie mengatakan IKD bukan sekadar penghargaan atau pemeringkatan. Menurutnya, hasil pengukuran tersebut menjadi indikator bahwa praktik keinsinyuran mulai ditempatkan sebagai bagian penting dalam tata kelola pembangunan daerah.
Keberadaan insinyur dinilai penting karena pembangunan daerah membutuhkan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi yang dilakukan secara profesional.
Maluku Utara Jadi yang Teratas
Capaian Maluku Utara menjadi perhatian karena provinsi tersebut berhasil memperoleh dua pengakuan sekaligus, yakni penghargaan IKD Emas dan Platinum sebagai daerah dengan nilai tertinggi.
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menerima penghargaan tersebut mewakili Gubernur Sherly Tjoanda. Prestasi ini menjadi pencapaian tersendiri bagi Maluku Utara dalam pengukuran IKD yang baru pertama kali diselenggarakan.
Setelah Maluku Utara, Riau menjadi provinsi dengan predikat IKD Perak, sedangkan DKI Jakarta mendapatkan IKD Perunggu. Dari enam provinsi yang masuk nominasi, ketiganya menjadi daerah yang menerima penghargaan berdasarkan tingkat capaian IKD.
Pembangunan Harus Didukung Keinsinyuran
Staf Khusus Kemendagri Muchlis Hamdi menilai pembangunan daerah saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Infrastruktur yang dibangun pemerintah daerah dituntut tidak hanya berfungsi, tetapi juga berkualitas, efisien, aman, dan berkelanjutan.
Karena itu, keinsinyuran tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan fisik. Ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan kompetensi profesional juga diperlukan untuk mencari solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan.
Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Digitalisasi Pemerintahan dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri Kemendagri David Yama menambahkan bahwa keterlibatan insinyur diperlukan sejak tahap perencanaan hingga keberlanjutan pembangunan.
Menurutnya, kualitas pembangunan tidak cukup dilihat dari besarnya anggaran yang dikeluarkan. Hal yang lebih penting adalah bagaimana pembangunan tersebut direncanakan dengan baik, menggunakan teknologi yang tepat, dilaksanakan secara profesional, serta mampu memberikan manfaat berkelanjutan.
Penghargaan untuk Kabupaten dan Kota
Selain tingkat provinsi, penghargaan IKD 2026 juga diberikan kepada pemerintah kabupaten dan kota. Kabupaten Sragen meraih penghargaan IKD Perak, sedangkan Kota Balikpapan mendapatkan IKD Perunggu.
Pengukuran tersebut diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mengetahui kondisi praktik keinsinyuran di wilayah masing-masing sekaligus melakukan perbaikan.
Bagi PII dan Kemendagri, pelaksanaan IKD juga menjadi langkah awal untuk membangun sistem pengukuran yang lebih konsisten dan objektif. Ke depan, hasil pengukuran diharapkan dapat membantu pemerintah memperkuat kapasitas keinsinyuran sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Dengan Maluku Utara sebagai peraih nilai tertinggi, Riau sebagai penerima IKD Perak, dan DKI Jakarta memperoleh IKD Perunggu, penghargaan perdana IKD 2026 memberikan gambaran mengenai daerah-daerah yang dinilai memiliki praktik keinsinyuran menonjol dalam mendukung tata kelola pembangunan.




